KELAS XI

SK : Memahami struktur atom dan meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul dan dan sifat-sifat senyawa.

KD : Menjelaskan teori atom Bohr dan mekanika kuantum untuk menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital serta menentukan letak unsur dalam tabel periodik.

Indikator

– Menjelaskan teori atom Bohr

– Menjelaskan teori atom mekanika kuantum.

– Menentukan bilangan kuantum (kemungkinan elektron berada)

– Menggambarkan bentuk-bentuk orbital.

– Menjelaskan kulit dan sub kulit serta hubungannya dengan bilangan kuantum.

– Menggunakan prinsip Aufbau, aturan Hund dan azas larangan Pauli untuk menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital.

– Menghubungkan konfigurasi elektron suatu unsur dengan letaknya dalam sistem periodik.

=== (5xpertemuan) ===

 

SK : Memahami struktur atom dan meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul dan dan sifat-sifat senyawa.

KD : Menjelaskan teori jumlah pasangan elektron di sekitar kulit luar atom pusat dan teori hibridisasi untuk meramalkan bentuk molekul.

Indikator

– Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori jumlah pasangan elektron

– Menentukan bentuk molekul berdasarkan teori hibridisasi

– Menjelaskan bentuk molekul air heksagonal

=== (3xpertemuan) ===

 

SK : Memahami struktur atom dan meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul dan dan sifat-sifat senyawa.

KD : Menjelaskan interaksi antar molekul (gaya antar molekul) dan sifat zat

Indikator

– Menjelaskan perbedaan gaya antar molekul (gaya Van der waals, gaya London, dan ikatan hidrogen)

– Menjelaskan perbedaan sifat fisik (titik didih, titik leleh) berdasarkan perbedaan gaya antar molekul (gaya Van der waals, gaya London, dan ikatan hidrogen)

=== (1xpertemuan) ===

 

SK : Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya.

KD : Mendeskripsikan perubahan entalpi reaksi, reaksi eksoterm dan reaksi endoterm

Indikator

– Mengidentifikasi hukum/azas kekekalan energi

– Mendeskripsikan sistem dan lingkungan

– Membedakan sistem dan lingkungan

– Menjelaskan sistem terbuka, tertutup dan terisolasi

– Menjelaskan kalor reaksi pada tekanan tetap sebagai perubahan entalpi

– Membedakan reaksi yang melepas kalor (eksoterm) dengan reaksi yang menerima kalor (endoterm) melalui percobaan.

– Menjelaskan macam-macam perubahan entalpi

=== (4xpertemuan) ===

 

SK : Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya.

KD : Menentukan DH reaksi berdasarkan percobaan, hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan standar, dan data energi ikatan

Indikator

– Menghitung harga ∆H reaksi melalui data percobaan menggunakan kalorimeter

– Menghitung harga ∆H reaksi dengan menggunakan data entalpi pembentukkan standar (∆H°f)

– Menghitung harga ∆H reaksi dengan menggunakan diagram siklus

– Menghitung harga ∆H reaksi dengan menggunakan data energi ikatan

=== (4xpertemuan) ===

 

SK : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

KD : Mendeskripsikan pengertian laju reaksi dengan melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Indikator

– Menghitung konsentrasi larutan (molaritas larutan).

– Menjelaskan pengertian laju reaksi

– Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi (konsentrasi, luas permukaan, suhu, dan katalis) melalui percobaan.

– Menafsirkan grafik dari data percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.

– Menganalisis faktor yang mempengaruhi laju reaksi pada proses fermentasi tape ketan

=== (3xpertemuan) ===

SK : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

KD : Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari

Indikator

– Menjelaskan pengaruh konsentrasi, luas permukaan bidang sentuh, dan suhu terhadap laju reaksi berdasarkan teori tumbukan

– Membedakan diagram energi potensial dari reaksi kimia dengan menggunakan katalisator dan yang tidak menggunakan katalisator

– Menjelaskan pengertian, peranan katalisator dan energi pengaktifan dengan menggunakan diagram

– Menentukan orde dan waktu reaksi

– Menjelaskan peranan katalis dalam makhluk hidup dan industri

=== (6xpertemuan) ===

 

SK : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

KD : Menjelaskan kesetimbangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dengan melakukan percobaan.

Indikator

– Menjelaskan kesetimbangan dinamis.

– Menjelaskan kesetimbangan homogen dan heterogen.

– Menjelaskan tetapan kesetimbangan.

– Meramalkan arah pergeseran kesetimbangan dengan menggunakan azas Le Chatelier

– Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volum pada pergeseran kesetimbangan melalui percobaan

=== (3xpertemuan) ===

 

SK : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

KD : Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan.

Indikator

– Menafsirkan data percobaan mengenai konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi pada keadaan setimbang untuk menentukan derajat disosiasi dan tetapan kesetimbangan

– Menghitung harga Kc berdasarkan konsentrasi zat dalam kesetimbangan

– Menghitung harga Kp berdasarkan tekanan parsial gas pereaksi dan hasil reaksi pada keadaan setimbang

– Menghitung harga Kc berdasarkan Kp atau sebaliknya

=== (4xpertemuan) ===

 

SK : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri.

KD : Menjelaskan penerapan prinsip kesetimbangan dalam kehidupan sehari-hari dan industri

Indikator

Menjelaskan kondisi optimum untuk memproduksi bahan-bahan kimia di industri yang didasarkan pada reaksi kesetimbangan

=== (1xpertemuan) ===

 

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Mendeskripsikan teori-teori asam-basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan

Indikator

– Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius

– Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry

– Menuliskan persamaan reaksi asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry dan menunjukkan pasangan asam dan basa konjugasinya

– Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis

– Mendeskripsikan asam lemah dan basa lemah

– Mendeskripsikan asam kuat dan basa kuat

– Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan berbagai Indikator.

– Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa larutan-larutan di sekitar lingkungan secara teoritis

– Menjelaskan sifat air hujan

– Memperkirakan pH suatu larutan elektrolit yang tidak dikenal berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai Indikator asam dan basa.

– Melalui diskusi kelas menyimpulkan hasil pengukuran pH dari beberapa larutan asam dan basa yang konsentrasinya sama

– Menghubungkan kekuatan asam atau basa dengan derajat pengionan (α) dan tetapan asam (Ka) atau tetapan basa (Kb)

– Menghitung pH dan derajat ionisasi larutan dari data konsentrasinya

– Menjelaskan penggunaan konsep pH dalam lingkungan.

=== (8xpertemuan) ===

 

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi asam-basa.

Indikator

– Menentukan konsentrasi asam atau basa dengan titrasi.

– Menentukan Indikator yang tepat digunakan untuk titrasi asam dan basa.

– Menentukan kadar zat melalui titrasi

– Menentukan kadar zat dari data hasil titrasi

– Membuat grafik titrasi dari data hasil percobaan

=== (4xpertemuan) ===

 

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Mendeskripsikan sifat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup

Indikator

– Menganalisis larutan penyangga dan bukan penyangga melalui percobaan.

– Menghitung pH atau pOH larutan penyangga

– Menghitung pH larutan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau sedikit basa atau dengan pengenceran

– Menjelaskan fungsi larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup

=== (3xpertemuan) ===

 

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis dalam air dan pH larutan garam tersebut

Indikator

– Menentukan ciri-ciri beberapa jenis garam yang dapat terhidrolisis dalam air melalui percobaan

– Menentukan sifat garam yang terhidrolisis dari persamaan reaksi ionisasi

– Menghitung pH larutan garam yang terhidrolisis

=== (3xpertemuan) ===

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Menggunakan kurva perubahan harga pH pada titrasi asam-basa untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis

Indikator

Menganalisis grafik hasil titrasi asam kuat dan basa kuat, asam kuat dan basa lemah, asam lemah dan basa kuat untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis

=== (1xpertemuan) ===

 

SK : Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

KD : Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan

Indikator

­ Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut

­ Menghubungkan tetapan hasilkali kelarutan dengan tingkat kelarutan atau pengendapannya

­ Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya

­ Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan

­ Menentukan pH larutan dari harga Kspnya maupun sebaliknya

­ Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp

=== (4xpertemuan) ===

 

SK : Menjelaskan sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

KD : Membuat berbagai sistem koloid dengan bahan-bahan yang ada disekitarnya

Indikator

Menjelaskan proses pembuatan koloid melalui percobaan

=== (1xpertemuan) ===

SK : Menjelaskan sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

KD : Mengelompokkan sifat-sifat koloid dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

Indikator

– Mengklasifikasikan suspensi kasar, larutan sejati dan koloid berdasarkan data hasil pengamatan (efek Tyndall, homogen/heterogen, dan penyaringan)

– Mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi

– Mendeskripsikan sifat-sifat koloid (efek Tyndall, gerak Brown, dialisis, elektroforesis, emulsi, koagulasi)

– Menjelaskan koloid liofob dan liofil

– Mendeskripsikan peranan koloid di industri kosmetik, makanan, dan farmasi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s